Feeds:
Posts
Comments

Beberapa hari yang lalu, saya membaca tulisan berita yang suka muncul di bawah layar tv itu lho.. *apa namanya ? running text ya?* beritanya tentang Michael Owen yang diminati oleh Sir Alex Ferguson (manajer MU). Woow !! saya tidak langsung percaya, tetapi semakin hari beritanya makin santer di berbagai media dan hari ini saya baru tahu bahwa Michael Owen telah menandatangani kontrak untuk bermain di Manchester United ??!! Yippie !!

Ada alasan tersendiri buat saya mengapa saya membahas pembelian Michael Owen oleh Manchester United dibandingkan dengan transfer gila-gilaan Real Madrid yang membeli Christiano Ronaldo, Kaka, Karim Benzema hingga yang akan didatangkan, Frank Ribery. Alasan utamanya adalah Michael Owen itu pemain bola favorite pertama saya. Pemain yang bisa membuat kagum saya yang saat itu menyaksikan pertandingan bola untuk pertama kalinya di TV saat masih duduk di kelas 6 SD, menonton pertandingan MU vs Liverpool yang dimenangkan secara telak oleh Liverpool. Mungkin karena waktu itu dia terlihat menonjol di lapangan, masih muda, lincah, ganteng pula. Udah deh, langsung nge-fans.. hahahaha.

Sayangnya, masa keemasan dia di Liverpool hingga ditarik ke Real Madrid tidak sepanjang pemain lain. Dia lebih banyak dibalut cidera sehingga permainan dia tidak sebagus dulu. Dan pada akhirnya, dia bermain untuk klub Newcastle United yang notabenenya bukan klub sebesar MU atau Real Madrid. Di klub inipun walau masih menyumbangkan gol, tetapi tetap tidak seproduktif sebelumnya, lagi-lagi dikarenakan cidera, dia-pun jarang dimainkan. Karirnya sebagai striker timnas Inggris juga seperti itu, sejak dilatih Fabio Capello, Michael Owen disingkirkan dan diganti dengan Peter Crouch, Wayne Rooney, juga Emile Heskey. Puncaknya, dia hengkang dari Newcastle United yang telah didegradasi dari liga primer dikarenakan habis masa kontraknya.

Saya pikir karir Michael Owen bakal menurun lagi sebab yang klub yang ingin membelinya tidak sebanding dengan klub terakhirnya.  Namun, Fergie langsung menyelamatkannya yang terkantung-katung karena cuma Hull City yang berminat menggaetnya. Yeayy !! itu artinya, masih ada manajer tim hebat yang masih menganggap dia belumlah habis. Walaupun  Owen sepertinya harus rela menerima gaji yang lebih kecil dikarenakan dia dibayar setiap dia turun pertandingan, namun tampaknya itu bukan masalah baginya. Keputusan Fergie ini juga menimbulkan pro kontra di kalangan penggemar MU dan penikmat sepak bola. Masalahnya ya itu tadi, Owen terlalu sering cedera dan diragukan kemampuannya untuk bermain dengan baik.  Tetapi sepertinya Fergie tidak peduli akan hal itu. Dia percaya dengan instingnya bahwa Owen akan bermain dengan sangat baik di musim depan.

Saya sangat menunggu penampilan dia menggunakan kostum MU, menunggu penampilan dia bekerja sama dengan pemain hebat lainnya, menunggu hasil kerja kerasnya dalam mencetak gol-gol sensasional. Yang  akhirnya berujung pada pembuktiannya bahwa dia, Michael Owen, masih dapat bangkit untuk menunjukkan permainan terbaiknya. Sip ! saya jadi termotivasi lagi seperti dirinya. Harus segera bangkit walau peristiwa apapun itu telah membuat saya terpuruk.

From ‘the reds’ to ‘the red devils’. Can’t wait.

****

Wanita

Waktu itu saya membaca notes dari seorang teman di facebook. Karena saya suka dengan isi notes tersebut, maka saya meminta izin terhadapnya  untuk meng-copy paste notes tersebut *yang ternyata teman saya juga meng-copy paste notes tersebut dari temannya*. Saya mempublikasikan notes ini di blog untuk memberi penghargaan terhadap saya sebagai seorang perempuan dan untuk kalian yang merasa dirinya wanita. Tetapi siapa tahu ini juga menarik untuk dibaca oleh para pria yang menyayangi wanita.

ayo dilanjutkan membacanya..

Kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open Super Series 2009 baru saja berakhir. Dengan hasil satu-satunya wakil Indonesia di Final, Taufik Hidayat K-A-L-A-H melawan Lee Chong Wei dari Malaysia.  Menyedihkan dan ironis memang, Indonesia sebagai tuan rumah hanya menempatkan 1 finalis dan tidak ada gelar juara sama sekali. Pemain-pemain Indonesia lain di ganda putra, putri, campuran semuanya telah tumbang di babak sebelumnya. Apalagi, Taufik Hidayat bertanding dengan status non-pelatnas. Memalukan bukan bagi pelatnas Cipayung ??

Ok,. saya juga mau bercerita hal lain tentang Kejuaraan ini. Untuk pertama kalinya saya nonton secara langsung pertandingan bulu tangkis level dunia. Yeay !!!!!!! *terlihat norak-kah ?* Walaupun cuma nonton pertandingan perdelapan final, tetap saja saya senang. Kamis, 18 Juni 2009, saya sampai jam setengah 11 di GBK Senayan. Niatnya mau beli tiket dulu di Istora, ternyata dikasih tau kalau loket baru dibuka jam 12.  Bodohnya, saya ga tau kalau orang2 sudah mulai antri. Yaudah dong,, akhirnya datenglah saya ke Job Fair di Tennis Indoor. Ternyata ga asik. Balik lagi ke Istora  sekitar jam 1, ternyata antriannya udah rame banget. Berantakan, ga rapih, loket tiket cuma dibuka 1 untuk sejibun orang yang ngantri. Buruknya Indonesia begini ni, ga becus ngatur penjualan tiket.

Hasrat saya untuk nonton mulai kendur gara-gara liat antrian yang sulit ditembus. Banyak calo berkeliaran nawarin tiket dengan harga 50 ribu. Gila.. dengan harga normal dah dapet 5 tiket semestinya. 2 teman sibuk cari tiket lebih ke orang-orang, sedangkan saya dan seorang teman lagi cuma berdiri dengan muka memelas di belakang. Eh, tiba-tiba ada orang yang tanya mau beli tiket berapa. Dengan lemes pula kita berdua bilang mau beli 4 tiket. Tak disangka tak diduga, dia menawarkan tiket dengan harga normal !! Waww.. ajaib banget. Walaupun kita sempet menolak karena kami berdua disuruh ngambil tiket di mobil dia. Berpikir dia adalah orang yang berniat jahat, kami berdua langsung kabur. Tetapi ternyata beberapa menit kemudian dia mendatangi kami, bawa 4 tiket, dan langsung minta uang sesuai harga tiket itu. Hahahaha… ternyata beneran ya ?? maaf ya mas,, sempet su’udzon.. ;p

Balik lagi ke pertandingan. Karena masih perdelapan final, jadi masih banyak pemain-pemain Indonesia yang bertahan. Menyaksikan berbagai pertandingan seru sampe akhirnya ngeliat juga pertandingan Taufik Hidayat dan Sony D Kuncoro. Aih..aih..aih.. ternyat ngeliat langsung benar-benar beda sensasinya. Setiap pemain Indonesia dapat angka, teriak, pemain lawan dapat angka, juga teriak, pokoknya kerjaannya teriak-teriak aja. Tapi pulang ke rumah suara dah serek dan agak-agak menghilang.. ahahaha.

Belum lagi liat pemain-pemain lawan dari berbagai negara. Dari heboh ngeliat Lee Yong Dae yang ganteng mirip-mirip aktor Korea *walaupun saya jadi sebel karena ngalahin Markis Kido/Hendra Setiawan di babak semifinal, lebih sebel lagi temen2 saya malah seneng karena katanya bisa liat si Lee Yong Dae ganteng di final. Phuff,. dasar wanita!! dan lebih sebel lagi karena permainan dia di final memang hebat banget!* sampe semua perempuan teriak2-teriak histeris waktu dia melihat ke arah tempat duduk penonton, lalu kaget melihat Peter Gade asal Denmark, yang walaupun udah berumur 33 tahun ternyata masih ganteng euy, lalu ada juga pemain malaysia *ganda dan tunggal putra* yang selalu diteriakin penonton dengan teriakan “Malaysia pulang.. Malaysia pulang..” juga teriakan “Manohara.. manohara.. ambalat.. ambalat..” loh ?? loh??

Intinya, saya senang, saya bergembira. Kalau ada kejuaraan bulu tangkis lagi di Indonesia, mudah-mudahan saya bisa nonton lagi. Soalnya tahun kemarin setiap ada event, pasti saya ga bisa dateng karena alasan yang aneh2. Oiya,, saya juga senang dengan postingan ini. Mengingatkan saya akan postingan awal-awal  juga mengingatkan bahwa saya adalah pecinta olahraga !! yeay !!!

IMG_6343_1

IMG_6393_1

Susahnya motoin si Lee Yong Dae dari depan..

Susahnya motoin si Lee Yong Dae dari depan..

Terlihat Jauh

Di ujung sana ada ??? ........

Di ujung sana ada ??? ........

Hey.. kalian tau ga’ diujung sana ada apa ??

Jawabannya : pagar pembatas jembatan.

Yeah.. mungkin kalian pikir kalimat pembuka di atas sama sekali tidak jelas. Ok, saya perjelas. Maksud saya pagar pembatas jembatan tersebut tidak terlihat di foto kan ? padahal jaraknya tidak seberapa. Terlihat jauuuuh kan ??

Nah, pagar pembatas jembatan itu saya anggap tujuan saya, perjalanannya masih jaaaauuuuuuuuuuuhhhh banget untuk mencapainya. Padahal mungkin jarak untuk mencapai itu tidak seberapa  jika saya benar-benar niat dan kerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik.. hehehe.. kalian berpikiran seperti itu juga tidak ??

p.s : Oiya.. foto itu adalah foto jembatan Le Meridien yang pernah saya ceritakan di postingan ini lho.. Terlihat berbeda sekali kan dengan deskripsi saya di postingan tersebut ??  Hanya ada saya, di minggu pagi yang cerah *menyedihkan memang hari minggu saja lembur..*

Ya..kita sepakat untuk meluluskan kamu. Selamat ya..

Itu yang diucapkan sama dosen pembimbing dan dosen penguji saya. Alhamdulillah.. cuma itu yang bisa saya ucapkan untuk mengucapkan rasa terima kasih saya saat itu. Phuff.. bila mengingat lagi 5 bulan ke belakang,, woww.. rasanya antara menyenangkan dan menyeramkan. Menyenangkan saat magang dan menyeramkan saat bikin laporan magang dan belajar buat kompre.

Ngerjain Laporan !!

Ternyata lebih susah daripada belajar buat kompre. Ya,, soalnya saya menjauhi temen2 kuliah saya saat ngerjain laporan itu. Habisnya, waktu saya belum buat bab 1 sekalipun, kalau ketemu, sms atau telpon temen2 kampus pada bilang ;

Mereka : Presyl.. gimana laporan ? dah nyampe bab berapa ? bab 3 ya ?

Saya : Mmmph.. *senyum* emangnya lo dah mpe bab berapa ?

Mereka : Ah.. gw baru bab 3 koq, itu juga masih draft. hohoho *ketawa malu2*

Saya : Oh..bagus dong. Gw ? gw masih bab o besar, bab 1 juga belum.

Males kan ?? makanya saya mengasingkan diri dari mereka. Tetapi ga enaknya, disaat lagi stress, berasa mau gila karena ga tau lagi mau nulis apaan di tengah malam saat ngerjain laporan, saya malah bingung sendiri. Yang saya lakuin akhirnya cuma menelpon *atau mengganggu?* sahabat SMA saya dan teman2 lain di luar kampus untuk sekedar curhat yang ga penting. Makanya saya berterima kasih banget sama orang2 yang kasih comment di postingan akhir2 ini dan bagi temen2 yang mau mendengarkan keluhan saya. Duh.. saya jadi malu sendiri kalau inget curhatan saya waktu itu.. hahahhaahha..

Belajar Kompre !!

Akhirnya saya balik lagi ke temen2 kuliah, untuk belajar bareng *ih.. kangen dengan kalian*. Tetapi berat juga ya belajar hampir semua materi dalam waktu 2 minggu. Ujung2nya berasa mau gila juga.. hahahahaha. Tetapi saya berterima kasih banget sama temen2 yang baca dan kasih comment di postingan belakangan ini. Apalagi dari temen2 plurk, karena saya suka ketawa sendiri ngeliat response dari mereka. Ada yang rajin nyuruh saya belajar mulu, jangan kebanyakan online atau nge-plurk, hahaha.. kasih response pemberi semangat, sampe ada juga yang rajin nyuruh saya jangan kebanyakan belajar biar ga lupa ;p . Terlihat sepele si *mungkin*, tapi jujur, itu bener2 memberikan saya semangat untuk belajar lagi atau sekedar mengingatkan bahwa saya harus istirahat juga. Pokoknya.. keren deh buat kalian semua.. hihihii..

Older Posts »